Pemutih Wajah Antara Gaya Dan Bahayanya

Susanti, S.Kep.Ns.M.Kep.

Masa remaja adalah masa pencarian identitas. Sedangkan, gaya hidup merupakan pola hidup seseorang di dunia yang diekspresikan dalam aktivitas, minat, opininya. Dimensi self orientation gaya hidup mencapai tiga kategori yaitu prinsip, status, aksi. Remaja pada umumnya mulai mencari gaya hidup yang pas dan sesuai dengan selera. Remaja juga mulai mencari seorang idola atau tokoh identifikasi yang bisa dijadikan panutan, baik dalam pencarian gaya hidup, gaya bicara, penampilan, dan lain-lain demi mendapatkan status didalam pergaulannya. 

Imbasnya banyak kita jumpai teman-teman dengan berbagai atributnya yang sebenarnya mereka hanya meniru-niru saja. Para bintang muda yang digandrungi ternyata mampu mengubah gaya hidup remaja. Disamping itu juga remaja sekarang terkesan terlihat glamour. Gaya hidup serba mewah, serba enak dan serba berkecukupan yang dianut para remaja sesungguhnya karena “diajarkan‟ oleh idola-idola mereka yang berada di layar televisi yang kita lihat sehari hari. Karakter dari remaja adalah mudah meniru gaya dari orang lain. Selain itu, juga dipicu oleh program-program yang ditayangkan oleh televisi. Kehidupan sinetron yang kerap menampilkan hidup mewah dan cara instan telah menjadi “trend baru‟ bagi remaja. Siapapun yang terpengaruhi dengan gaya hidup sinetron itu akan mendapat stigmatisasi “tidak gaul dan tidak funky‟. Sebuah stigma yang amat memalukan bagi mereka, karena itu sedapat mungkin harus dihindari. 

Pada masa remaja pengaruh idola memang sangat kuat seperti yang saya jelaskan di atas. Idola atau tokoh akan mengendalikan hidup kita yang mungkin tanpa kita sadari. Tidak bisa dimungkiri bahwa keberadaan media mutlak diperlukan. Karena pada suatu sisi media memungkinkan kita untuk tahu beragam informasi, berita, penemuan, dan hal-hal baru. Atau bisa disimpulkan bahwa sebenarnya hadirnya media berpengaruh positif dan juga negatif.

Salah satu contoh kemajuan teknologi telah memberikan asumsi kepada masyarakat bahwasanya  kulit  putih menjadi sebuah kulit yang amat sangat diminati dan mengagumkan. Sehingga, produk serta perawatan pemutih yang ditawarkan sangat laku di pasaran. Maraknya produk pemutih wajah  yang muncul di pasaran memicu tren di kalangan remaja untuk memiliki kulit yang putih agar  dianggap cantik seperti tokoh idola yang mereka lihat dilayar televisi. Hal tersebut dapat  mempengaruhi konsep diri remaja, yaitu dengan menggunakan kosmetik pemutih untuk tampil sempurna dihadapan umum. Padahal kosmetik pemutih sekarang banyak terdapat zat bebahaya seperti hydroquinone, mercury, tretinoin, rhodamin B. Apabila ada produk kosmetik yang mengandung zat hydroquinone lebih dari batas yang ditentukan, maka itu termasuk obat. 

Remaja saat ini tampaknya masih belum paham akan risiko penggunaan kosmetik pemutih sehingga  masih saja muncul kasus-kasus kelainan kulit karena penggunaan kosmetik pemutih yang salah dan berlebihan. Kelainan kulit juga terjadi akibat penggunaan kosmetik pemutih yang tidak sesuai dengan jenis kulit pengguna sehingga timbul alergi karena penggunaan kosmetik pemutih yang tidak tepat, berlebihan, serta penggunaan yang tidak sesuai dengan aturan pemakaian. Kejadian yang paling banyak dialami remaja adalah ingin mencerahkan wajah tapi hasilnya malah membuat kulit wajah menjadi mengelupas dan tipis sehingga menjadi lebih sensitif karena kulit yang tipis dengan dengan saraf dan pembuluh, darah dalam penggunaan jangka pendek zat ini akan memberikan reaksi  kemerahan, iritasi dan rasa terbakar karena kulit kehilangan lapisan demi lapiasan kulit akibat mengelupas. 


Sedangkan bila digunakan dalam jangka waktu lama akan terakumulasi di dalam tubuh dan menjadi  racun, karena 30% - 60% akan diserap tubuh. Zat ini juga bekerja dengan menghambat pembentukan melanin (zat pigmen kulit), padahal melanin dibutuhkan untuk melindungi kulit dari pengaruh sinar matahari yang berupa ultraviolet (UV) yang berbahaya bagi kesehatan kulit. Kulit yang memiliki kadar melanin yang sedikit dan terus terpapar dengan sinar UV lama kelaman akan muncul bintik-bintik hitam atau kecoklatan sebagai tanda kulit mengalami kematian jaringan dan bila meluas bisa menyebabkan kanker kulit.

Keberadaan media memang tidak lepas dari kepentingan pasar. Dengan demikian, kalau kita tidak selektif terhadap pesan media, kita akan menjadi korban media. Tidak salah memang ketika kita membeli sebuah produk berdasarkan informasi dari media. Namun, yang perlu diingat, seberapa perlu produk yang kita beli itu bagi diri kita. Apakah kita memang membutuhkan produk itu ataukah karena kita terpengaruh oleh iming-iming yang disampaikan oleh media. Tidak ada salahnya memang untuk tampil menarik seperti yang banyak diiklankan di media, dengan sebagian produk yang ditawarkan untuk membantu mewujudkan impian itu. Namun, yang mesti kita ingat, jangan memaksakan diri. 

Kesadaran remaja akan masalah kesehatan masih sangat rendah, terutama untuk kesehatan diri sendiri. Untuk itu, perlu diberikan edukasi kesehatan yang bisa memberikan penjelasan kepada remaja mengenai perilaku hidup sehat. Akademi Keperawatan Adi Husada sudah sejak lama bekerja sama dengan SMA dan SMK di wilayah Surabaya dalam melaksanakan program penyuluhan kesehatan. Penyuluhan kesehatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan mempengaruhi para remaja agar menghentikan perilaku berisiko tinggi dan menggantikannya dengan perilaku hidup sehat. Boleh kita mengikuti trend di masa kini asalkan itu mengandung nilai positif.

2017-02-09 14:19:24

Our Articles

Dewi Andriani, S.Kep.Ns.,M.Kes.

Pendidikan Vokasi

2017-10-17 11:09:32

APA ITU PENDIDIKAN VOKASI? Pendidikan vokasi/ kejuruan adalah pendidikan yang menekankan pada keahlian praktikal yang dibutuhkan untuk langsung terjun ke dunia kerja.

Read More
Rina Budi Kristiani, S.Kp.M.Kep.

Menjadi Pemimpin Efektif

2017-07-19 14:54:52

Bagaimanakan menjadi seorang pemimpin yang efektif? Pemimpin yang dapat menggunakan segala gaya kepemimpinannya untuk menggerakan kelompok kerjanya untuk mencapai tujuan. Faktor-faktor yang mempengaruhi gaya kepemimpinan adalah budaya, keluarga, harapan diri dan orang lain, pengalaman sebelumnya, kepercayan diri dan kemampuan untuk bertoleransi.

Read More
Dwi Yuniar Ramadhani, S.Kep.Ns.,M.Kep.

Keluarga Bersih, Sehat, dan Ceria

2017-06-27 11:26:05

Suatu negara dikatakan sehat bila individu dan keluarganya juga sehat. Banyak yang beranggapan untuk sehat memerlukan peralatan yang memadai, dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Dan mungkin juga akan melakukan banyak hal untuk tetap sehat.

Read More
Susanti, S.Kep.Ns.M.Kep.

Pemutih Wajah Antara Gaya Dan Bahayanya

2017-02-09 14:19:24

Masa remaja adalah masa pencarian identitas. Sedangkan, gaya hidup merupakan pola hidup seseorang di dunia yang diekspresikan dalam aktivitas, minat, opininya. Dimensi self orientation gaya hidup mencapai tiga kategori yaitu prinsip, status, aksi.

Read More



Company Profile


Follow Our Instagram

instagram.com/akperadihusada

Like Our Page Facebook

facebook.com/akperadihusada