Pendidikan Vokasi

Dewi Andriani, S.Kep.Ns.,M.Kes.



APA ITU PENDIDIKAN VOKASI?
Pendidikan vokasi/ kejuruan  adalah pendidikan yang menekankan pada keahlian praktikal yang dibutuhkan untuk langsung terjun ke dunia kerja. Pendidikan vokasi/ kejuruan biasanya mengharuskan mahasiswa untuk magang, sebelum menamatkan program pilihan mereka. Pendidikan vokasi adalah pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu maksimal

APA KEISTIMEWAAN  PENDIDIKAN VOKASI?
Lebih Praktikal, jika Anda merasa menghadiri kelas kuliah membosankan, tidak suka mengerjakan tugas dan dinilai dengan cara ujian, Anda boleh mempertimbangkan pendidikan vokasi. Pendidikan vokasi benar-benar melatih keahlian praktikal, sehingga tentu saja lebih banyak praktek daripada teori.

BAGAIMANA PROSPEK PENGEMBANGAN PENDIDIKAN VOKASI?
Undang-Undang No: 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, komitmen pemerintah sangat jelas dan tegas bahwa pendidikan vokasi tidak hanya menyelenggarakan program Diploma, melainkan juga pendidikan ke tingkat Sarjana, Magister dan Doktor yang sifatnya terapan.
Pendidikan vokasi merupakan Pendidikan Tinggi program diploma yang menyiapkan Mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian tertentu sampai program sarjana terapan dan dapat dikembangkan oleh pemerintah sampai program magister terapan atau program doktor terapan.
 
Program diploma dan sarjana terapan merupakan pendidikan vokasi untuk mengembangkan keterampilan dan penalaran dalam penerapan Ilmu Pengetahuan dan/atau teknologi praktisi yang terampil untuk memasuki dunia kerja sesuai dengan bidang keahliannya.
Program magister terapan merupakan kelanjutan pendidikan vokasi yang diperuntukkan untuk inovasi dan Program doktor terapan agar mampu menemukan, menciptakan, dan/atau memberikan kontribusi bagi penerapan, pengembangan, serta pengamalan Ilmu Pengetahuan dan/atau Teknologi melalui penalaran dan penelitian ilmiah.
 
MENATAP  MASA  DEPAN  PENDIDIKAN VOKASI….
Pendidikan vokasi cocok bagi mereka yang sudah jelas dan yakin dengan apa yang ingin mereka kejar sebagai karir masa depan. Lulusan pendidikan vokasi merupakan tenaga terampil yang akan memenuhi kebutuhan industri. Sementara di sisi lainnya, mahasiswa dari universitas merupakan tenaga yang membahas seputar bidang akademik, sehingga fokus lulusan universitas lebih banyak diarahkan untuk melakukan riset. Jika mahasiswa ingin memasuki bidang khusus, mahasiswa lulusan universitas memerlukan pendidikan khusus tingkat lanjut, tidak seperti pendidikan vokasi yang langsung menjadi tenaga terampil

URGENSI  PENDIDIKAN  VOKASI  DI  INDONESIA
Presiden Jokowi menyatakan, pemerintah akan ‎terus mendorong program pendidikan vokasi di negeri ini. Program pendidikan vokasi diyakini selain dapat meningkatkan kinerja industri nasional dan menjadi solusi bagi Indonesia menghadapi persaingan pasar, juga berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi. Pendidikan sebagai salah satu pilar penting bagi pembangunan bangsa dan pemerataan ekonomi, diharapkan mampu menjawab tantangan masa depan, khususnya memacu pertumbuhan dan daya saing industri dalam negeri

Pemerintah melalui Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melakukan perubahan fundamental terhadap pendidikan vokasi melalui program revitalisasi pendidikan tinggi vokasi. Progam ini untuk meningkatkan relevansi pendidikan politeknik dengan kebutuhan industri pengguna lulusannya.

Dirjen Kelembagaan Iptekdikti Kemenristekdikti Patdono Suwignjo di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin 30 Januari 2017 menjelaskan, revitalisasi pendidikan tinggi vokasi mendesak dilakukan, terutama untuk merespons keluhan dunia industri atas masih kurang relevannya kompetensi lulusan pendidikan tinggi dengan dunia kerja. “Karena tenaga kerja tidak relevan dengan industri,”
2017-10-17 11:09:32

Our Articles

Dewi Andriani, S.Kep.Ns.,M.Kes.

Pendidikan Vokasi

2017-10-17 11:09:32

APA ITU PENDIDIKAN VOKASI? Pendidikan vokasi/ kejuruan adalah pendidikan yang menekankan pada keahlian praktikal yang dibutuhkan untuk langsung terjun ke dunia kerja.

Read More
Rina Budi Kristiani, S.Kp.M.Kep.

Menjadi Pemimpin Efektif

2017-07-19 14:54:52

Bagaimanakan menjadi seorang pemimpin yang efektif? Pemimpin yang dapat menggunakan segala gaya kepemimpinannya untuk menggerakan kelompok kerjanya untuk mencapai tujuan. Faktor-faktor yang mempengaruhi gaya kepemimpinan adalah budaya, keluarga, harapan diri dan orang lain, pengalaman sebelumnya, kepercayan diri dan kemampuan untuk bertoleransi.

Read More
Dwi Yuniar Ramadhani, S.Kep.Ns.,M.Kep.

Keluarga Bersih, Sehat, dan Ceria

2017-06-27 11:26:05

Suatu negara dikatakan sehat bila individu dan keluarganya juga sehat. Banyak yang beranggapan untuk sehat memerlukan peralatan yang memadai, dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Dan mungkin juga akan melakukan banyak hal untuk tetap sehat.

Read More
Susanti, S.Kep.Ns.M.Kep.

Pemutih Wajah Antara Gaya Dan Bahayanya

2017-02-09 14:19:24

Masa remaja adalah masa pencarian identitas. Sedangkan, gaya hidup merupakan pola hidup seseorang di dunia yang diekspresikan dalam aktivitas, minat, opininya. Dimensi self orientation gaya hidup mencapai tiga kategori yaitu prinsip, status, aksi.

Read More



Company Profile


Follow Our Instagram

instagram.com/akperadihusada

Like Our Page Facebook

facebook.com/akperadihusada